Glory 560 Saingi Penjualan Avanza, Bagaimana Tanggapan Toyota?

Glory 560 Saingi Penjualan Avanza, Bagaimana Tanggapan Toyota?

DFSK Glory 560 menyaingi penjualan Toyota Avanza. (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 telah usai, namun diperoleh data terbaru bahwa produk terbaru dari produsen otomotif asal Cina, DFSK Glory 560 meraih angka penjualan cukup tinggi. Bahkan angkanya pemesanannya mendekati Toyota Avanza. (tempo.co)

Berikut data yang didapat, dari total surat pemesanan kendaraan (SPK) DFSK sebanyak 1.487 unit, Glory 560 terpesan sebanyak 1.056 unit. Sedangkan Toyota Avanza meraih pemesanan sebanyak 1.106 unit, dari total SPK Toyota yakni 3.872 unit. Ini berarti hanya berbeda sebanyak 50 unit, selama berlangsungnya IIMS 2019.

Bila melihat total SPK, memang Toyota jauh melampaui DFSK. Namun jika lihat dari kategori atau jenis kendaraan, perbandingan jumlah pemesanan Glory 560 yang bisa dikatakan masih seumur jagung dengan mobil terlaris di Indonesia, Avanza, jelas sekalu bedanya tipis. 

Lalu bagaimana Toyota menanggapi hal ini?

"Persaingan itu bukan ancam mengancam atau apalagi bunuh membunuh. Lebih tepatnya mengisi kekosongan yang tidak dimiliki oleh pemain yang sekarang sudah ada. Dan memilih produk atau segmen mana yang akan dimasuki," ujar Executive General Managern PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto.

Pencapaian DFSK dengan Glory 560-nya patut diwaspadai oleh para produsen lain, walaupun bukan sebagai ancaman, termasuk Toyota yang selama ini merajai penjualan mobil di Indonesia.

"Tidak ada kekhawatiran yang berlebih dari Toyota.Toyota rela berbagi angka dengan produsen lain termasuk DFSK demi target penjualan mobil nasional yang sudah ditetapkan," tambah Fransiscus.

Senada dengan Fransiscus, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy mengaku tidak merasa terganggu dengan hasil penjualan mobil-mobil Cina belakangan ini. Seperti diketahui, Wuling Almaz yang berada di segmen Honda CR-V meraih hasil penjualan yang cukup baik dalam beberapa bulan terakhir. 

Dikutip dari data Gaikindo, pada Februari 2019 Wuling Almaz terjual 568 unit. Sedangkan Honda CR-V 534 unit. Di bulan Maret 2019, Almaz terjual sebanyak 397 unit dan Honda CR-V 270 unit. Jonfis menilai segmentasi konsumen Honda CR-V berbeda dengan Wuling Almaz. "Sejauh ini kami tidak merasa terganggu. Segmentasinya berbeda," kata Jonfis.

 

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler