Virus Cacar Monyet Serang Singapura, Batam Waspada!

Virus Cacar Monyet Serang Singapura, Batam Waspada!

Virus Cacar Monyet yang menyerang Singapura. (ilustrasi-istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pemerintah Singapura melalui Kementerian Kesehatan Singapura telah mengkonfirmasi ditemukannya satu kasus impor infeksi virus cacar monyet atau monkeypox di Singapura.

Heboh mengenai kasus penyakit tersebut membuat Departemen Kesehatan Singapura (MOH) langsung sibuk memburu orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pria tersebut. Pemerintah Singapura mengkarantina 23 orang selama 21 hari untuk mengetahui, apakah mereka juga terpapar virus monkeypox. (tribunbatam.id)

Pihak terkait menemukan seorang pasien yang dinyatakan positif merupakan seorang warga negara Nigeria yang datang ke Singapura di penghujung bulan lalu untuk mengikuti workshop. Pria berusia 38 tahun itu dinyatakan positif mengidap penyakit virus langka yang ditularkan ke manusia dari hewan itu, pada Rabu (8/5) setelah seminggu lamanya mengalami demam.

Pria tersebut saat ini dirawat di ruang isolasi di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Sementara dari Batam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengakui belum menerima surat edaran dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan Kantor Kesehatan Pelabuhan(KKP) Kelas l Batam terkait ancaman dan potensi menyebarnya penyakit cacar monyet atau monkeypox yang kini menghebohkan Singapura.

"Sampai sejauh ini saya belum menerima surat edaran perihal kasus ini, namun saya sudah mengetahui dari sejumlah media yang ada,"jelas Didi, Jumat (11/5).

Lebih lanjut Didi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, khususnya Kantor Kesehatan Pelabuhan(KKP) Kelas l Batam yang memang menjadi saringan pertama untuk mengantisipasi penyakit menular dari luar Batam.

"Nanti saya akan mencoba menghubungi pihak Dinas Karantina untuk menanyakan perihal kasus ini, apakah sudah masuk ke Batam atau tidak,"terang Didi.

Disebutkan, upaya pencegahan penyakit menular masuk ke Batam pasti akan menjadi atensi pihak KKP Kelas 1 Batam.

Pemeriksaan biasanya dilakukan di pintu-pintu masuk, baik itu melalui pelabuhan maupun bandara.

Menanggapi kasus itu, Kantor Kesehatan Pelabuhan(KKP) Kelas l Batam menyatakan akan meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap orang yang datang ke Indonesia melalui pelabuhan dan bandara di Batam. Salah satunya dengan langkah mengaktifkan Thermal Scanner di Pelabuhan.

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler