Pilot Mengatakan Kilat Menjadi Penyebab Kecelakaan Pendaratan Pesawat Aeroflot

Pilot Mengatakan Kilat Menjadi Penyebab Kecelakaan Pendaratan Pesawat Aeroflot

Pesawat Aeroflot yang terbakar saat mendarat darurat tewaskan 40 orang (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pesawat Sukhoi Superjet-100 yang dioperasikan maskapai penerbangan Aeroflot melakukan pendaratan darurat dan terbakar hingga mengakibatkan setidaknya 40 orang tewas di Bandara Sheremetyevo, Moskow, Rusia pada Minggu 5 Mei 2019 waktu setempat.

Penyelidik pada hari Senin bekerja untuk memahami penyebab kebakaran setelah Sukhoi Superjet-100 harus kembali ke bandara Sheremetyevo segera setelah lepas landas pada Minggu malam.

Pilot Denis Yevdokimov mengatakan kepada media Rusia bahwa pesawat kehilangan komunikasi dan perlu beralih ke mode kontrol darurat "karena kilat" pada penerbangan Aeroflot ke kota Arkman, Murmansk.

Meskipun begitu ia tak merinci apakah pesawat itu ditabrak langsung.

"Kami berhasil memulihkan komunikasi melalui frekuensi darurat pada koneksi radio kami. Tetapi tautan itu hanya untuk waktu yang singkat dan terus terputus, hanya mungkin untuk mengatakan beberapa patah kata," katanya kepada surat kabar Pravda Komsomolskaya.

Video di media sosial menunjukkan pesawat itu mendarat dan kemudian melaju di landasan dengan nyala api mengalir dari badannya.

Orang-orang terlihat melompat ke peluncur darurat di bagian depan dan berlari dari pesawat yang menyala ketika asap hitam mengepul ke langit.

Dari video lainnya di dalam kabin menunjukkan kobaran api di luar jendela dan para penumpang berteriak panik.

Yevdokimov mengatakan dia yakin pesawat itu terbakar saat mendarat, kemungkinan besar karena tangki bahan bakar penuh.

Selain korban tewas, sembilan orang dirawat di rumah sakit, tiga di antaranya terluka parah, kata pihak berwenang.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan seorang warga AS menjadi korban meninggal. Hal itu diketahui dari ucapan belasungkawa kepada keluarga mereka yang tewas atau terluka.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa kepada orang-orang yang dicintai para korban dan mengatakan penyelidikan atas bencana itu harus tuntas.

Jet - yang mengangkut 73 penumpang dan lima anggota awak - lepas landas dari Sheremetyevo pada pukul 6:02 sore (1502 GMT) dan awak mengeluarkan sinyal marabahaya tak lama setelah itu.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler