NASA: Ancaman Meteor Lebih Besar dari Perkiraan

NASA: Ancaman Meteor Lebih Besar dari Perkiraan

Meteor melesat di langit Amerika Serikat sekitar bulan Maret 2019 (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Badan antariksa Amerima Serikat NASA melalui administratornya Jim Bridenstine memperingatkan bahwa ancaman meteor menabrak Bumi lebih besar dari yang diperkirakan.

Dalam konferensi Akademi Pertahanan Astronautika Internasional, Bridenstine menjelaskan bahwa penting bagi lembaga antariksa Amerika NASA mananggapi ancaman tersebut secara serius.

"Kita harus memastikan bahwa orang-orang mengerti bahwa ini (meteor) bukan tentang Hollywood. Bukan tentang film. Ini tentang bagaimana melindungi satu-satunya planet yang kita kenal sekarang dan itu adalah planet Bumi," ujar Bridenstine, seperti dilansir Tempo dari laman businessinsider, Kamis (2/5/2019).

Bridenstine mencatat bahwa pada Februari 2013, sebuah meteor berdiameter 20 meter melaju dengan kecepatan 40.000 mph memasuki atmosfer Bumi dan meledak di Chelyabinsk di Rusia. Menurut BBC, meteorit atau potongan yang lebih kecil dari meteor jatuh di wilayah itu, dan bola api melesat menembus langit. Laman CNN menyatakan bahwa terdapat lebih dari 1.400 orang terluka.

"Saya harap, saya bisa memberitahu Anda bahwa peristiwa ini sangat unik, tapi membahayakan, NASA menemukan bahwa peristiwa seperti itu akan terjadi setiap 60 tahun sekali," kata Bridenstine.

Menurutnya, pada hari ketika terjadi ledakan meteor di Chelyabinsk, asteroid lain yang lebih besar datang dalam jarak 17.000 mil dari Bumi, dan nyaris tidak diketahui.

Para ahli dalam Konferensi Pertahanan Planet pekan ini sedang mendiskusikan bagaimana dunia dapat bertahan melawan asteroid atau komet yang berpotensi membahayakan dan akan menabrak Bumi.

Dalam skenario seperti itu, kata Bridenstine, NASA akan mengukur kecepatan dan lintasan objek. Serta memutuskan apakah akan membelokkannya atau mengevakuasi area yang akan terkena.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });