Kemenhub Akan Panggil Go-Jek Perihal Penurunan Tarif

Kemenhub Akan Panggil Go-Jek Perihal Penurunan Tarif

Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Prahara penurunan tarif dari Go-Jek membuat resah para mitra pengemudi ojek online berbendera merah putih itu. Hingga mereka akan melakukan aksi mogok narik atau off bid pada Senin 6 Mei 2019.

Merespon informasi penurunan tarif Go-Jek sebagai aplikator yang tak sesuai dengan ketentuan pemerintah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator akan memanggil Go-Jek pada pekan depan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menerapkan tarif baru ojol pada 1 Mei 2019. Tarif ini terdiri dari beberapa zona, di mana khusus untuk Jabodetabek berlaku batas bawah sebesar Rp 2.000/km dan batas atas Rp 2.500/km.

"Ya kita satu minggu mau ketemu lagi mereka," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi kepada media, Minggu (5/5/2019).

Pihaknya akan memanggil Go-Jek untuk mengetahui alasan Go-Jek menerapkan tarif tidak sesuai keputusan pemerintah. Serta, mencari jalan keluar terkait penerapan tarif ojol ini.

"Cuma saya nggak begitu tahu, mungkin pengemudi lebih tahu. Yang jelas ada ketidaksesuaian yang kita buat. Tapi alasannya apa, ya saya rencana minggu besok mau mengundang mereka lagi, kenapa demikian, maunya gimana," paparnya.

Namun terkait sanksi, Budi tak bisa bicara banyak. Sebab, Go-Jek ini telah menjadi sandaran bagi banyak orang. Menurutnya, lebih baik mencari jalan keluar terbaik.

"Ya kalau bicara sanksi sensitif banget, saya bisa memberikan teguran saya berikan Kominfo, tapi dampaknya luar biasa," ujarnya.

Jadi, masih kata Budi, kita perhitungan banget, lebih enak ayo bagaimana baiknya.

Ia turut menanggapi rencana mogok para driver Go-Jek terkait hal ini.

"Saya juga dapat informasi, dari Garda, dari asosiasilah yang katanya mereka mau off bid, tapi hak mereka lah," katanya.

Namun demikian, dia menilai, aksi ini tidak ada pengarahan massa. Budi bilang, off bid berarti nonaktifkan aplikasi.

Budi menegaskan, dirinya akan memanggil manajemen Go-Jek pada pekan depan. Dirinya akan mencari jalan keluar terkait masalah penerapan tarif ini.

"Kalau off bid mereka tidak ada pengerahan massa ya, hanya tidak jalan aja aplikasi, tapi saya akan ketemu Go-Jek lah terutama," pungkasnya.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });