Hati-Hati! Satgas Waspada Investasi Temukan 1000 Fintech Ilegal

Hati-Hati! Satgas Waspada Investasi Temukan 1000 Fintech Ilegal

Ilustrasi: Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Masyarakat diminta waspada terhadap perusahaan financial technology atau fintech peer to peer lending ilegal yang masih banyak ditemukan.

Diketahui, satgas Waspada Investasi sejak tahun lalu terus menelusuri fintech pinjaman online ilegal, dan hasilnya ada 1.000 lebih fiintech ilegal.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, baru-baru ini.

Tercatat pada bulan April 2019 Satgas Waspada Investasi menemukan 144 entitas yang melakukan kegiatan usaha peer to peer lending namun tidak terdaftar atau tidak memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

"Jumlah fintech lending ilegal yang beredar masih banyak. Kami mohon masyarakat tetap waspada dan berhati-hati sebelum memilih perusahaan fintech lending," ungkap Tongam.

Ia pun menyarankan kepada masyarakat agar menggunakan fintech lending yang sudah terdaftar di OJK yakni sebanyak 106 perusahaan.

Sampai dengan saat ini, jumlah fintech peer-to-peer lending tidak berizin yang ditemukan Satgas Waspada Investasi pada tahun 2018 sebanyak 404 entitas.

Kemudian pada tahun 2019 sebanyak 543 entitas. Sehingga total saat ini yang telah ditangani sebanyak 947 entitas.

Selain itu, 24 April 2019, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 73 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Adapun jenis kegiatan usaha yang dihentikan adalah 64 trading forex tanpa izin, lima investasi uang tanpa izin, dua multi level marketing tanpa izin, satu investasi perkebunan, dan satu investasi cryptocurrency.

Sehingga, total kegiatan usaha yang diduga merupakan investasi ilegal dan dihentikan Satgas Waspada Investasi selama tahun 2019 sejumlah 120 entitas.

"Penawaran investasi ilegal juga masih banyak di masyarakat, dan ini sangat berbahaya bagi ekonomi masyarakat," kata Tongam.

Tongam meminta masyarakat diminta selalu berhati-hati dalam menginvestasikan dananya.

"Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima," pungkas Tongam.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });