Tantang Kubu 02 Buktikan Kecurangan, Koalisi Relawan Jokowi Gelar Sayembara 100 Milyar

Tantang Kubu 02 Buktikan Kecurangan, Koalisi Relawan Jokowi Gelar Sayembara 100 Milyar

Koalisi Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin gelar sayembara 100 Milyar bagi yang bisa membuktikan kecurangan sebesar 5% total perhitungan suara. Minggu (28/4)

foto : Addo_JakartaInsight.com

JAKARTAINSIGHT.com | Bertempat di Bumi Wiyata Hotel, Depok-Jabar, Sabtu (28/4) kemarin, sejumlah organ relawan pendukung pasangan cpres 01 Jokowi-Ma'ruf yang tergabung dalam Koalisi Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin menggelar sayembara sebesar 100 milyar bagi siapapun, khususnya pendukung pasangan 02 Prabowo-Sandi terkait tuduhan kecurangan perhitungan suara yang dianggap menyudutkan paslon 01 dan pihak KPU selaku penyelenggara Pemilu 2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah perwakilan organ relawan diantaranya, Dr. Anwar Husin (Ketua Militan 34), Dr. KH. Manarul Hidayat (Pengasuh Ponpes Al-Mahbubiyah), H.R. Muhidin (Jawara Dukung Jokowi), Ir. Haris Mardiyansyah (Sahabat Jokowi), KH. TB. M. Ali Nurdin Quraisy (Panca Tunggal Banten), Ardli Primana (Forum Kajian & Fitnah Akhir Zaman), dan Diki Candra MM (Muslim Cyber Army) yang dalam kesempatan tersebut menjadi juru bicara.

Dalam kesempatan tersebut Dr. KH. Manarul Hidayat (Pengasuh Ponpes Al-Mahbubiyah) menyampaikan, "Alangkah tidak eloknya meraih kekuasaan dengan cara menyebar fitnah atau hoaks. Kita sama-sama sepakat negara kita Pancasila sesuai sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Saya sangat prihatin dengan fitnah yang berkembang di masyarakat, ada yang menyebut Jokowi anti islam dan anti ulama. Lah wong wakilnya saja KH.Ma'ruf seorang ulama yang bukan ulama biasa. Mumpung sekarang bulan syaban, mari bertobat, stop sebar hoaks dan minta maaf agar jika nanti mati dalam keadaan khusnul khotimah," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Anwar Husin (Ketua Militan 34) menambahkan, "Saya menghimbau kubu 02 yang sudah mengklaim kemenangan untuk bersabar menunggu pengumuman resmi KPU, apalagi mereka keberatan saat diminta buka data klaim kemenangan mereka. Dan saya menghimbau kubu 02 untuk memberikan kesejukan dan kenyamanan apalagi mau memasuki bulan suci Ramadhan," ungkap Anwar.

"Sejak 2014 lalu, serbuan fitnah atau hoaks terus diarahkan kepada Jokowi, mulai dari isu antek asing dan aseng, Jokowi komunis (PKI), dsb dan terus berlangsung sampai saat ini dan hal tersebut tentunya sangat membahayakan dimana umat terus diseret kedalan ruang dosa besar (hoaks). Untuk itu kami bermaksud meredam," ungkap Diki Candra.

"Intinya kami ingin meredam dan mengajak pihak 02 menghentikan provokasi kalimat curang, baik kepada Jokowi maupun KPU dan pihak penyelenggara lainnya. Dan kami akan memberikan bonus sebesar 100 milyar bagi mereka (pihak 02) yang bisa membuktikan mengenai kecurangan jumlah suara sebanyak 5% tersebut," lanjut Diki.

Lebih jauh Diki menjelaskan, angka 5% yang dimaksudkan berpatokan pada hasil real count pihak KPU 22 Mei mendatang. Terkait Sayembara 100 milyar, pihaknya menunggu hingga h-1 pengumuman KPU atau tanggal 21 Mei 2019 mendatang. 

Sementara terkait dana 100 milyar, Diki mengatakan dana tersebut diperoleh dari 17 pengusaha muslim yang mengaku gerah dengan isu hoaks dan klaim kemenangan kubu 02. "Mereka sengaja menyumbangkan hartanya untuk meredam situasi dan opini yang belakangan berkembang liar dan menyudutkan Jokowi-Maruf." Tutup Diki.

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler