Choky Sitohang Blak-blakan Ungkap Alasan Terjun Politik : Saya ingin melayani Jawa Barat

Choky Sitohang Blak-blakan Ungkap Alasan Terjun Politik : Saya ingin melayani Jawa Barat

Caleg DPR RI Dapil I Jawa Barat dari Partai Perindo, Choky Sitohang

fotografer : Addo_JakartaInsight

JAKARTAINSIGHT.com | Populer dikenal sebagai seorang presenter papan atas tanah air, Choky Sitohang yang saat ini merupakan Caleg DPR RI Dapil I Jawa Barat dari Partai Perindo mengungkap alasan mengapa dirinya terjun ke dunia politik.

Kepada redaksi JakartaInsight, presenter program Take Me Out Indonesia ini menngungkapkan, dunia politik bukanlah hal asing bagi dirinya, maklum saja, sebelum populer sebagai seorang presenter kondang, Choky mengawali karir di ibu kota sebagai seorang reporter di program berita salah satu stasiun tv swasta.

Chocky mengaku dirinya memang sangat tertarik dengan isu-isu Polhukam dan bilateral. “Panggung politik bukan hal baru bagi saya, waktu diwawancara Perindo saya juga menceritakan tahun 2002 sampai 2005 saya memulai karir sebagai wartawan politik, dan saya memang sangat menyukai tentang latar belakang politik, pertahanan, keamanan saya menyukainya, dan saya banyak belajar dari sana,” ungkap Choky usai mengisi kegiatan Launching kemasn baru Muscle First di kawasan tebet Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019) kemarin.

Tak bisa dipungkiri, ketika seorang public figure memilih terjun poltik, mereka harus siap dengan segala konsekuensinya, mulai dari menurunnya kepopuleran, di cap ikut-ikutan dan belum lagi ditambah citra buruk wakil rakyat menyusul minimnya kinerja dan sejumlah kasus korupsi yang ada di kalangan legislatif.

Choky mengaku tidak takut dan justru mengapresiasi keputusan rekan-rekannya public figure yang memilih terjun ke panggung politik. “Kenapa harus takut, saya justru mengapresiasi dengan keputusan yang diambil teman-teman saya dari kalangan public figure.

Itu membuktikan kesadaran berpolitik dari kalangan public figure sudah mulai tinggi. Mengenai kecerdasan bisa berbeda,tapi kesadaran dulu yang pertama. Politik itu milik semua orang,” tambah Choky.

“Kerinduan hati saya yakni melayani Jabar, saya lahir di Jabar orang tua saya dan saudara-saudara saya juga ada di Bandung, dan partai juga mengijinkan saya untuk kembali ke Bandung.

Jadi kenapa Bandung,? Saya akan pakai kekuatan mulai dari lingkaran terkecil, baik keluarga, sahabat hingga alumni almamater. Kalo saya pergi jauh-jauh kan tantangannya berbeda, alamnya saya tidak kenal, teritorinya saya tidak kenal. Kalo Bandung kan saya 21 tahun tinggal disana sebelum saya ke Jakarta, “ ujarnya.

Terkait cara kampanye, Choky menambahkan, “Saya tidak memukul tanpa arah, saya tidak mau membuang amunisi yang tidak tepat sasaran, saya berusaha menjalankan konsep dalam berkampanye, pertama efektif, efisien dan juga kreatif. Begitu juga dengan alat peraga kampanye (APK) kita maksimalkan dari anggaran yang ada, karena perjuangan saya perjuangan swadaya, jadi harus tepat.

Dan terakhir tentunya melakukan dialog door to door, karena tanpa adanya perjumpaan dengan konstituen mustahil kami dipilih. Dan komitmen itu saya tunjukan, sudah 8 bulan saya tinggal di Bandung untuk hal itu semua,” sambung Choky.

Terkait maraknya berita hoax jelang pemilu, dirinya (Choky) mengatakan, “Hoax itu definisinya adalah cara mengelabui dengan menulis narasi mempengaruhi alam bawah sadar dan di doktrin secara konsisten, sehingga yang disebut bohong menjadi sebuah kebenaran, dan ini isu utama bangsa kita saat ini.

Dan dosa besar dari hoax itu adalah fitnah, bagi saya kebenaran tidak boleh kalah dalam bersuara. Seberapa pun kuatnya kebohongan diberitakan, ketika kebenaran dimunculkan, itu seperti membawa lilin ditengah ruangan gelap, ruangan tersebut akan diterangi dengan sendirinya.

Namun karena lilin itu kecil, maka orang yang membawanya harus jalan ke beberapa sudut. Dan ingat, ketika lilin tersebut pindah, maka sudut yang tadinya diterangi akan kembali gelap. Konsistensi kita dalam memegang lilin, bahkan ketika lelehannya itu terkena tangan kita, godaan untuk melepas karena panas, ini yang dinamakan konsistensi kita dalam perjuangan.

Selama hoaks itu muncul, selama itu pula kita harus melawan dengan kebenaran. Kita melawan dengan kasih, bukan membalas dengan menciptakan hoaks baru. Kalo saya pribadi diserang fitnah, cara saya hanya dua, pertama melawan dengan pernyataan pertama dan terakhir, dan yang kedua saya diam.

Karena diamnya saya tidak berdampak bagi masyarakat luas. Jadi kembali lagi intinya adalah lawan berita bohong dengan kebenaran. Munculkan kebenaran seperti terang di pagi hari lakukan itu secara konsisten,” tutup Choky.

Penulis: Addo
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler