Ini yang Tak Disetujui Pendukung 02 Dari Konsep Prabowo

Ini yang Tak Disetujui Pendukung 02 Dari Konsep Prabowo

Massa pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di stadion GBK (istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno pada Minggu (7/4/2019) menggelar kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Massa pendukung berjumlah jutaan orang memenuhi seluruh area stadion sejak pagi, bahkan ada sebagian yang telah tiba dari dini hari dikarenakan acara dimulai dengan shalat Subuh berjamaah.

Saat orasi, Prabowo menyampaikan konsepnya dalam mengatasi korupsi. Ia menegaskan akan membangun pemerintahan yang bersih dari prilaku koruptif. Sebab kata dia, korupsi menjadi salah satu biang kebocoran anggaran negara.

Prabowo mengatakan, jika terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2019, setelah dilantik ia akan bergantian memanggil para koruptor yang sudah tercatat, tapi belum dihukum.

“Kita akan panggil koruptor-koruptor itu. Kita minta mereka tobat, dan sadar. Kembalikan uang-uang yang kau (koruptor) curi,” ujar Prabowo.

Alih-alih dipenjara, usaha Prabowo memanggil para koruptor tersebut agar mengembalikan uang rakyat yang dicuri.

Konsep yang disampaikan capres nomor urut 02 itu dinilai masih persuasif dan terkesan tidak tegas dalam pemberantasan korupsi. Massa pendukung menolak konsep yang akan memberikan sebagian kekayaan dari hasil haram para koruptor sebagai modal pensiun.

“Penjarakan,” teriak para peserta Kampanye Akbar, saat menjawab tawaran Prabowo terkait penanganan korupsi.

“Ya boleh kita sisihkan sedikit untuk dia pensiun. Boleh nggak?,” tanya Prabowo kepada para pendukungnya.

Melihat pendukungnya belum merespons pertanyaannya itu, Prabowo kembali bertanya, “Berapa? Lima persen? Tiga persen? Boleh nggak?,” tanya Prabowo lagi.

Jutaan pendukungnya pun mulai bereaksi. Serentak para pendukung dan relawannya mengatakan tak setuju.

“Nggak. Nggak,” teriak para pendukungnya.

Kemudian Prabowo kembali menimpali dengan menyarakan agar para koruptor tobat.

“Kalau mereka tobat, kita terima kembali sebagai saudara. Kalau mereka tidak mau tobat dan mengembalikan?” tanya Prabowo lagi.

Para pendukungnya, pun meminta Prabowo tetap memenjarakan. “Penjarakan,” teriak mereka.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler