Habib Rizieq Ungkap Ketua TPS di Saudi Diimingi Uang, Berikut Tanggapan Bawaslu!

Habib Rizieq Ungkap Ketua TPS di Saudi Diimingi Uang, Berikut Tanggapan Bawaslu!

Habib Rizieq Sihab (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Gelaran Pemilu 2019 semakin dekat, suasana jelang pesta demokrasi untuk menentukan para wakil rakyat sekaligus presiden itu makin terasa hangat cenderung panas akhir-akhir ini.

Belum lagi ada saja pihak-pihak yang ingin menodai proses pembelajaran rakyat akan demokrasi hingga menambah kekhawatiran terhadap jalannya Pemilu yang hanya dalam hitungan hari saja.

Kabar-kabar tak sedap sudah mulai sampai ke telinga masyarakat, dari mulai yang bisik-bisik, hingga lantang diperdengarkan. Meski kurang enak didengar, tetapi informasi tersebut sejatinya menjadi tanda untuk menjadi waspada semua pihak.

Seperti kabar yang disiarkan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Sihab yang menyebut elite parpol pro-Jokowi mengontak para ketua TPS di Arab Saudi guna memuluskan pemenangan Jokowi. Jubir FPI Munarman mengatakan informasi yang diterima Habib Rizieq valid.

"InsyaAllah (valid)," ujar Munarman, seperti diwartakan detikcom, Senin (1/4/2019).

Dikatakan Munarman, bahwa tidak mungkin Habib Rizieq asal bicara. Menurutnya, apa yang disampaikan Habib Rizieq berdasarkan informasi dari petugas KBRI dan KJRI dan warga negara yang tinggal di Arab Saudi. 

"Kan disebut dalam video beliau. Bahwa beliau mendapatkan informasi dari pegawai dan warga negara Indonesia yang tinggal di Saudi. Simak saja di video tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, Habib Rizieq menyebut beberapa ketua TPS yang ada di Arab Saudi dihubungi elite parpol pengusung Jokowi serta mengiming-imingi sejumlah uang kepada mereka. Rizieq mengatakan para ketua TPS diminta supaya surat suara tercoblos pada nama Jokowi.

"Bahkan belakangan ini kita juga mendapatkan informasi yang sangat-sangat memprihatinkan, di mana ada beberapa ketua TPS di kota-kota kecil di Saudi Arabia, seperti di Qasim, kemudian juga di Abha, Jizan, dan lain sebagainya, di mana di antara mereka ada yang ditelepon oleh beberapa pimpinan dari partai pengusung Jokowi," ungkap Habib Rizieq dalam video yang ditayangkan Front TV.

Mereka, lanjut Rizieq dalam video itu, ditawari sejumlah uang, sejumlah fasilitas, dengan syarat kalau mereka mau melakukan apa yang mereka minta, yaitu seluruh kertas suara yang diperuntukkan bagi WNI yang ada di kota-kota kecil di Saudi Arabia semua ditusuk, dicoblos hanya untuk Jokowi.

Lebih mengagetkan lagi, Rizieq menyebut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengimbau staf KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah di Arab Saudi agar memenangkan Jokowi. Namun pihak KJRI Jeddah membantah pernyataan tersebut.

"Tidak benar bahwa Menlu RI mengajak pejabat dan staf KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah untuk memenangkan salah satu calon pada Pemilu 2019," pernyataan KJRI Jeddah lewat pernyataan tertulis.

Atas informasi tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bawaslu memberikan tanggapan dengan menegaskan bahwa tudingan yang disampaikan Habib Rizieq tidak benar. Kepastian itu didapatkan setelah Bawaslu mengkonfirmasi berbagai pihak.

"Kan sudah ada klarifikasi dari Kemenlu. Kita ada panwaslu luar negeri di sana dan tidak ada laporan atau temuan," ucap Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar, di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

 

 

Penulis: Tofan
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });