IHW Desak Pemerintah Berikan Subsidi untuk Sertifikasi Halal UKM

IHW Desak Pemerintah Berikan Subsidi untuk Sertifikasi Halal UKM

Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Sungguh ironis, Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam terbesar di dunia tertinggal dalam hal industri produk halal terhadap negara-negara lain, terlebih dengan yang bukan negara Islam.

Hal itu diungkap oleh Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW) Ikhsan Abdullah dalam "Pelatihan Pendampingan Pelaku Usaha untuk Memperoleh Sertifikasi Halal" yang dilaksanakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

"Sekarang ini Indonesia sedang menjadi perhatian dunia, karena negara berpenduduk muslim terbesar di dunia tetapi perkembangan industri halalnya masih di bawah rata-rata negara lain, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan negara Asean lainnya, bahkan Taiwan," ujar Ikhsan disela kegiatan.

IHW menawarkan pelatihan pendampingan bagi pelaku usaha untuk memperoleh sertfikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).  

"Maka kami kumpulkan di forum ini di antaranya adalah UMKM dan para industri farmasi obat, pengusaha makanan minuman dan barang gunaan. Tujuan pelatihan ini untuk membantu menentramkan para pengusaha terkait jatuh tempo pada 17 Oktober yang belum bersertifikasi halal itu boleh jual atau tidak," kata Ikhsan.

Disamping itu, Indonesia saat ini tengah menyongsong era mandatory sertifikasi halal yang jatuh tempo pada tanggal 17 Oktober 2019, sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal.

"Jadi semua produk yang beredar di masyarakat menurut ketentuan undang-undang ini wajib bersertifikasi halal. Bagaimana yang belum bersertifikasi halal, apakah masih boleh beredar?" imbuhnya.

Untuk itu IHW memberikan solusi kepada pemerintah agar pelaku usaha tetap diberikan jalan untuk memproduksi produk-produknya. Sambil berjalan, kata Ikhsan, para pengusaha harus segera memulai melakukan sertifikasi halal.

Menurutnya, negara memiliki peran penting untuk membantu para pelaku usaha dalam memberi kemudahan mendapat sertifikasi halal dengan biaya yang murah, terutama untuk usaha kecil dan menengah (UKM).

"Jadi sertifikasi halal bukan menjadi objek penerimaan negara untuk anggaran APBN, tetapi sebaliknya, negara wajib memberikan subsidi untuk sertifikasi halal. Itu yang harus dilaksanakan sesuai undang-undang Jaminan Produk Halal (JPH)," pungkas Ikhsan.

Solusi tersebut, menurutnya, merupakan jalan tengah agar pengusaha tidak dikenakan sanksi sebagaimana undang-undang, yaitu denda 2 miliar dan hukuman badan lima tahun penjara.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });