Pejuang Suriah Umumkan Kemenangan Atas ISIS Akhiri Pertempuran Panjang

Pejuang Suriah Umumkan Kemenangan Atas ISIS Akhiri Pertempuran Panjang

Pejuang Suriah yang didukung AS berhasil mengusir ISIS dari Suriah (Istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Pejuang yang didukung AS di Suriah telah menyatakan kemenangan militer atas ISIS pada hari Sabtu (23/3/2019) mengakhiri pertempuran empat tahun melawan kelompok yang pernah memegang wilayah yang mencakup sepertiga wilayah Suriah dan Irak.

Setelah pertempuran sengit selama berminggu-minggu, kamp tenda tempat pejuang ISIS sebagai pendirian terakhir mereka di desa Baghouz dibom hingga hancur berkeping-keping.

Sebuah lapangan yang dipenuhi parit-parit yang ditinggalkan dan kawah-kawah bom, berserakan dengan tenda-tenda hangus dan bangkai-bangkai logam kendaraan yang terpelintir, adalah yang tersisa.

Setengah terkubur di tanah adalah robek-robek bendera hitam terkenal ISIS, sementara bendera kuning raksasa milik Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berkibar di atas sebuah bangunan yang penuh kerang.

Seorang pejabat SDF mengumumkan kekalahan ISIS melalui Twitter pada hari Sabtu.

"Baghouz bebas dan kemenangan militer melawan Daesh telah tercapai," tweeted Mustafa Bali, juru bicara SDF yang dipimpin Kurdi, merujuk pada ISIS dengan akronim Arabnya.

Penghapusan benteng terakhir di Baghouz mengakhiri pertempuran melelahkan yang berlangsung selama beberapa minggu dan melihat ribuan orang meninggalkan wilayah itu serta menyerah dalam keputusasaan, juga mengakibatkan ratusan orang terbunuh.

Tidak diketahui apakah pemimpin kelompok itu, Abu Bakar al-Baghdadi, masih hidup atau di mana ia mungkin bersembunyi.

Ini merupakan akhir dari apa yang disebut sebagai kekhalifahan kelompok ISIS, yang pada puncaknya empat tahun lalu adalah rumah bagi sekitar 8 juta orang, tetapi kelompok itu masih mempertahankan keberadaan yang tersebar dan sel-sel yang tidur di seluruh Suriah dan Irak.

Afiliasi ISIS di Semenanjung Sinai Mesir, Afghanistan, dan negara-negara lain terus menjadi ancaman, dan ideologi kelompok itu telah mengilhami apa yang disebut serangan serigala-tunggal yang memiliki sedikit hubungan dengan kepemimpinannya.

Kampanye untuk merebut kembali wilayah tersebut oleh AS dan mitra-mitranya telah berlangsung hampir lima tahun dan melepaskan lebih dari 100.000 bom dan menewaskan tak terhitung pejuang dan warga sipil.

 

 

Penulis: Bintang adiguna
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler