Wow, di Negara Ini Main Gim Bisa Dihukum

Wow, di Negara Ini Main Gim Bisa Dihukum

Ilustrasi: Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Aplikasi permainan pada smartphone yang saat ini tengah menjadi fenomena dan marak di seluruh dunia juga tengah menjadi pro kontra, pasalnya ada yang mengklaim cukup memberikan hiburan bagi semua kalangan, bahkan bisa menghasilkan, tapi tak sedikit juga yang mengeluhkan dampak negatif dari gim tersebut.

Seperti misal di Jepang, baru-baru ini, pihak Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi Jepang melaporkan gim mobile menjadi penyebab gangguan penglihatan pada mata siswa.

Pemerintah Jepang menyebut, di negaranya, kini ada masalah kesehatan pada para siswa.

Berdasarkan riset, pemerintah Jepang menemukan hal cukup mencengangkan, yakni 25,3 persen siswa gagal mendapatkan skor 1.0 (nilai sempurna) dalam tes penglihatan, sebagaimana dikutip liputan6.com dari Ubergizmo, Jumat (28/2/2019).

Pemerintah Jepang menuding penyebab masalah dalam kesehatan mata ini disebabkan karena para siswa kebanyakan main smartphone dan gim mobile.

Sementara, di negara lainnya, Komisi Layanan Publik (CSC) Filipina menerapkan aturan keras yang menyebutkan, pegawai pemerintah yang bermain gim online selama jam kantor dapat dihukum.

CSC mengatakan, siapa yang ketahuan melanggar aturan tersebut bisa mendapat skorsing hingga satu tahun.

"Terlepas dari apakah pegawai pemerintah menggunakan komputer, tablet, atau ponselnya bermain gim selama jam kantor tidak diperbolehkan," ungkap Komisaris CSC, Aileen Lizada seperti dikutip dari TheQuint, Jumat (8/3/2019).

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari aturan Wali Kota Filipina Tengah setelah menerima keluhan dari masyarakat.

Beberapa masyarakat mengeluhkan, banyak karyawan di kotanya bermain gim mobile selama jam kantor. Oleh karena itu, Wali Kota pun  mengeluarkan memorandum.

Dalam pernyataan itu, karyawan yang kedapatan bermain gim selama jam akan dihukum setelah terbukti bersalah.

Lizada menambahkan, bermain gim selama jam kantor dapat dianggap sebagai melakukan pelanggaran hukum terhadap pelayanan publik.

Di bawah aturan CSC, pejabat pemerintah dan karyawan yang ditemukan melanggar aturan untuk pertama kali akan ditangguhkan terlebih dahulu selama enam bulan. Jika kedapatan melanggar kembali akan diberhentikan.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler