Usai Dhani dan Buni Yani, Giliran Waketum BPN Prabowo yang Ditetapkan Menjadi Tersangka

Usai Dhani dan Buni Yani, Giliran Waketum BPN Prabowo yang Ditetapkan Menjadi Tersangka

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran kampanye / istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Setelah sebelumnya Ahmad Dhani dan Buni Yani, polisi kembali menetapkan status tersangka terhadap Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Tim BPN Prabowo-Sandi atas kasus pelanggaran kampanye.

Berbeda dengan Dhani dan Buni Yani, Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pelanggaran kampanye saat menghadiri tablig akbar PA 212 di Solo beberapa waktu lalu. Sebelumnya Slamet menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, terkait dugaan tindak pidana pelanggaran kampanye di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2) lalu.

Penetapan tersangka terhadap Ma'arif diketahui dari  surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim pada Sabtu (9/2) kemarin yang dikirim ke Slamet Ma'arif beradar luas di media sosial.

Surat pemanggilan terhadap Slamet Ma'arif ditandatangani Kasatreskrim Kompol Fadli yang merupakan Penyidik kasus dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Ketum PA 212 tersebut.

Kabar tersebut juga dibenarkan langsung oleh Kasatreskrim Kompol Fadli. "Kami panggil (Slamet Ma'arif) sebagai tersangka kasus pidana pemilu," kata Kapolresta, Senin (11/2).

Polisi juga menyebut telah mengantongi dua bukti sebelum menetapkan status tersangka terhadap Ma'arif, diantaranya video acara tablig akbar PA 212 di Solo dan juga daftar anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. 

Penulis: Addo
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler