Ternyata Ini Masalah Lorenzo Menutup Museumnya!

Ternyata Ini Masalah Lorenzo Menutup Museumnya!

Lorenzo dan koleksi barangnya di museum miliknya.(istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Beberapa waktu lalu tersiar kabar perihal ditutupnya museum milik pembalap Honda, Jorge Lorenzo di Andorra yang sempat membuat publik terheran-heran. Ternyata selidik punya selidik berhembus kabar kurang enak terhadap pembalap Tim Repsol Honda tersebut. Museum milik Lorenzo harus terpaksa ditutup lantaran terlibat masalah pajak.

Museum yang berdiri sejak Desember tahun 2016 lalu dibangun Lorenzo berdasarkan hobi dan kecintaannya mengumpulkan pernak-pernik motorsport, baik dari MotoGP maupun F1.

Museum milik Lorenzo ini, selain memamerkan barang-barang penuh kenangan dari para pembalap legendaris, juga dilengkapi sejumlah cafe dan toko merchandise, serta terdapat mesin simulator MotoGP dan F1 bagi para pengunjung.

Menurut informasi dari sebuah sumber, masalah pajak disinyalir menjadi alasan Lorenzo akhirnya memilih untuk menutup museum balapnya tersebut. Sayangnya hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan rersmi dari pihak Lorenzo terkait penutupan museum balapnya itu.

Penulis: Iwan
Editor:Mika Syagi

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });