Gunakan Daging Babi 2 Pedagang Satai Padang Diamankan

Gunakan Daging Babi 2 Pedagang Satai Padang Diamankan

Ilustrasi : Satai Padang / istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Berawal dari kecurigaan dan laporan masyarakat sekitar, Petugas Dinas Perdagangan Padang bersama instansi terkait berhasil membongkar dan mengamankan Devi dan Bustami yang merupakan pedagang Sate Padang 'Sate KMS' di kawasan Simpang Haru, Padang.

Kedua penjual sate Padang tersebut akan diproses hukum dan akan diserahkan ke pihak kepolisian karena terbukti menjual menu sate Padang bukan menggunakan daging sapi melainkan daging babi.

Seperti dilansir Antara, Kepala Dinas Perdagangan Padang Endrizal di Padang, Selasa (29/1) membenarkan hal tersebut, dirinya mengatakan "Pedagang itu diamankan karena diduga menjual satai Padang dari daging babi," ungkapnya.

Endrizal mengungkapkan, kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat sekitar, pihaknya kemudian mengambil sampel dan melakukan uji sampel yang mana hasilnya menyatakan positif menggunakan daging babi.

"Karena itu hari ini dilakukan penindakan lapangan, dan petugas juga mengamankan penjual satai serta barang bukti lain," sambung Endrizal.

Sementara itu menurut pengakuan Devi, dirinya tidak mengetahui bahwa daging yang ia beli dari seorang bernama Kusti Gani adalah daging babi.

 

"Saya tidak tahu sama sekali kalau itu daging babi, awalnya dia menawarkan daging ke saya dan bersedia mengantarkan langsung, karena memudahkan akhirnya saya terima," beber Devi. 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });