Dipolisikan Terkait Persekusi Nelayan di Karawang, Sandiaga Uno Angkat Bicara!

Dipolisikan Terkait Persekusi Nelayan di Karawang, Sandiaga Uno Angkat Bicara!

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dipolisikan karena dianggap berbohong mengenai persekusi nelayan / istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Dianggap hoaks terkait persekusi nelayan di Karawang-Jawa Barat beberapa waktu lalu, Pasangan Capres Prabowo Subianto, Sandiaga Uno dilaporkan Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid ke Polres Karawang, Jumat (25/1) lalu.

Sebelumnya, dalam debat capres-cawapres pada Kamis 17 Januari 2018 lalu, mantan wagub DKI Sandiaga Uno menyebut adanya kriminalisasi terhadap masyarakat kecil, salah satunya  persekusi terhadap nelayan bernama Nazibulloh alias Najib saat mengambil pasir untuk menanam mangrove.

"Bahwa ada kisah Pak Najib, seorang nelayan di Pantai Pasir putih, Karawang, beliau mengambil pasir untuk menanam mangrove di hutan bakau. Beliau dipersekusi, dikriminalisasi," kata Sandiaga dalam debat tersebut.

Dalam laporannya, Muannas meyertakan alat bukti pernyataan Sandiaga tersebut dan menyebut bahwa Sandi telah menyebarkan berita bohong. "Ucapan Sandiaga Uno bohong, karena peristiwa persekusi tersebut tidak ada," kata Muanas saat melapor ke Polres Karawang, Jumat (25/1).

Najib juga menjelaskan bahwa nama Najib yang disebutkan Sandiaga bukanlah seorang nelayan. "Kebohongan jelas karena orang disebutkan Sandiaga Uno bukan sebagai nelayan," sambung Muannas.

Usai debat tersebut, sosok nelayan Najib justru dikabarkan menghilang hingga saat ini, sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

Menanggapi pelaporan terhadap dirinya tersebut, Sandiaga berkomentar, "Apa yang saya sampaikan itu merupakan sesuatu yang dikeluhkan oleh masyarakat dan untuk mempolisikan saya ya tentu hak dari masing-masing masyarakat kita hormati proses hukum. Mudah mudahan hukum tidak tebang pilih," kata Sandi di Taman Ismail Marzuki (Tim), Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (27/1).

"Jadi justru kita harusnya memberikan kepastian kepada pak Najibullah agar dia tidak terus menghadapi kekhawatiran akan dipersekusi. Kita harus beri perlindungan kepada mereka," tutup Sandiaga seperti dilansir laman Merdeka.com.

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });