WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf Dimasukkan ke Lubang Sambil Menangis

WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf Dimasukkan ke Lubang Sambil Menangis

Ilustrasi: Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Warga Negara Indonesia (WNI) asal Majene, Sulawesi Barat bernama Samsul Sangunim dikabarkan disandera kelompok radikal Abu Sayyaf di Filipina. Hal itu diketahui melalui rekaman video yang beredar beberapa hari lalu.

Dalam rekaman video tersebut terlihat Samsul dimasukkan ke dalam lubang yang baru digali sambil menangis dan memohon agar dirinya dibebaskan.

Samsul yang merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu diculik di perairan Pulau Gaya di Semporna pada 11 September lalu.

"Tolong saya bos, tolong saya bos, tolong ….," kata Samsul di dalam video itu.

Sementara pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menunggu instruksi dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), sebab penanganan kasus penculikan WNI di luar negeri harus mengutamakan jalur diplomasi.

"Menunggu Kemenlu sebagai leading sector-nya. Masih mengedepankan diplomasi-diplomasi kalau memang betul kejadian tersebut," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo seperti dilansir JawaPos, Minggu (6/12/2019).

Ia menambahkan, Polri dalam upaya pembebasan WNI yang disandera kelompok radikal Abu Sayyaf asal Filipina itu tidak bisa langsung melaksanakan penegakan hukum, sebab setiap bangsa memiliki aturan hukumnya masing-masing.

"Polri hanya bisa membantu bersama stakeholder terkait menempuh jalur diplomasi, tidak bisa laksanakan gakkum karena otoritas hukumnya negara Filipina," tegas Dedi.

 

 

Penulis: Bintang adiguna
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });