Hebat, Pemuda Lulusan STM Jadi CEO dan Lunasi Hutang Miliaran Rupiah

Hebat, Pemuda Lulusan STM Jadi CEO dan Lunasi Hutang Miliaran Rupiah

Alfan Wahyu Ilham Rabbani, CEO Cover Super dan Cyronium

JAKARTAINSIGHT.com | Menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan, tetapi penuh pengorbanan dan kegigihan sebagai bagian dari prosesnya.

Sebagian orang terkadang melihat hal yang sebetulnya tidaklah begitu prinsip seperti menganggap pentingnya latar belakang pendidikan untuk menjajak tangga sukses seorang pengusaha.

Kenyataannya tidaklah demikian, latar belakang pendidikan bukan suatu hal yang mutlak dibutuhkan untuk menjadi pengusaha sukses, melainkan kerja keras dan kesabaranlah yang bisa membawa seseorang mencapai kesuksesan dalam sebuah usaha.

Hal tersebut dibuktikan oleh Alfan Wahyu Ilham Rabbani yang merupakan lulusan Sekolah Tehnik Menengah (STM) di Yogyakarta. Disaat masih berstatus pelajar, ia mencoba bekerja sebagai customer service. Dari sini lah karirnya dalam berbisnis di mulai.

Hingga tahun 2016 ia ditawari memegang sebuah perusahan yang menjual cover kendaraan yaitu Cover Super. Namun, perusahaan tersebut memiliki hutang yang cukup besar yaitu Rp3 miliar.

Penawaran tersebut tentu bukan hal yang remeh bagi anak muda kelahiran 1997 itu. Namun dengan penuh jiwa optimis, ia pun menerima kesempatan sekaligus tanggung jawab yang besar hingga akhirnya Alfan tidak hanya mampu melunasi hutang miliaran malah juga mencetak omset 3 miliar perbulannya.

Saat karir bisnisnya sedang menanjak, ayahanda tercinta harus pergi mengahadap sang pencipta. Tidak menjadikan ia terpuruk, keadaan tersebut malah memecut Alfan untuk berbuat lebih banyak lagi hingga bercita-cita membuat cover untuk kereta lokomotif.

Cover lokomotif ini diklaim sebagai cover terpanjang dan diakui oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Selain itu Cover Super juga berhasil membuat cover untuk kapal, dan selanjutnya bercita-cita membuat cover untuk pesawat boeing 737.

Setelah menjadi CEO perusahaan nasional sekelas Cover Super, Alfan juga menjadi CEO perusahaan kelas internasional yaitu Cyronium, perusahaan yang bergerak di bidang investasi dengan memadukan teknologi blockchain dan precious metal (logam mulia), agar masyakarat bisa memiliki jaminan fisik ketika berinvestasi di cryptocurrency.

"Investasi ini akan digunakan Cyronium untuk proses scaleup Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Investor akan mendapat defiden dari hasil scaleup," tutur Alfan saat wawancara dengan redaksi Jakarta Insight, Sabtu (29/12/2018).

Belum lama ini, Alfan mengelilingi ring road yang ada di Yogyakarta sebanyak empat puluh kali dengan berjalan kaki. Satu kali putaran ring road mencapai kurang lebih 40 kilometer.

Ia mengatakan bahwa 40 hanyalah simbol dari sebuah tujuan besar. Dirinya ingin 400 UMKM bisa keluar ke zona Usaha Kecil Menengah (UKM). 

"Jika 400 UMKM tersebut mempunyai 10 karyawan maka akan ada 4000 tenaga kerja baru yang terserap. UKM menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia karena telah menyumbangkan sekitar 62,58 persen pada produk domestik bruto (PDB)," kata Alfan.

Semakin banyak UKM yang berkembang, lanjutnya, maka semakin meningkat pula kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Saatnya kita menjadi generasi yang produktif, jangan terus menjadi sasaran empuk pasar karena sifat konsumtif kita”, pesan Alfan Wahyu Ilham Rabbani untuk generasi muda di akhir wawancara.

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });