Antisipasi Tsunami Susulan di Selat Sunda BMKG Pasang Alat Pemindai Gelombang

Antisipasi Tsunami Susulan di Selat Sunda BMKG Pasang Alat Pemindai Gelombang

Guna mengantisipasi tsunami susulan di perariran Selat Sunda, BMKG memassang alat pemindai tinggi gelombang / istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Merujuk pada status anak Krakatau yang saat ini berstatus Siaga serta antisipasi terjadinya bencana tsunami susulan di perairan Selat Sunda, BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) segera memasang alat pemindai gelombang.

Alat ini nantinya akan mendeteksi tingginya gelombang di perairan tersebut sehingga masyarakat dapat mengantisipiasi apabila tsunami kembali terjadi. Hal tersebut seperti diutarakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat meninjau Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (28/12/2018).

"Pemantau aktivitas vulkanik Gunung Krakatau kan sudah ada yah bisa lihat disitu sismografnya juga sudah ada, alat untuk menditeksi arus angin kan sudah ada. Nanti BMKG akan memasang alat pemindai dari pada ketinggian gelombang supaya bisa antisipasi apabila gelombang pasangnya naiknya cepat itu bisa memberitahu kepada masyarakat yang tinggal di tepi garis pantai itu bisa mengungisi atau berpindah," ungkap Jonan.

Lebih lanjut Jonan menjelaskan, saat ini ada alat penunjuk mata angin yang terpasang dekat Gunung Anak Krakatau berupa CCTV untuk memantau secara visual gunung, infrasonik dan seismograf sebanyak 2 buah dengan dua jenis keakuratan yang ditempatkan di Pulau Sertung telah terpasang.

 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler