Perang Yaman: Rudal dan Tembakan Menderu Jelang Gencatan Senjata

Perang Yaman: Rudal dan Tembakan Menderu Jelang Gencatan Senjata

Pihak-pihak yang berseteru di Yaman setuju dengan gencatan senjata di Hodeidah pada akhir pembicaraan damai di Swedia [EPA / EFE / Stringer]

JAKARTAINSIGHT.com | Suasana di kota Hodeidah, Yaman terus mencekam dengan berlanjutnya bentrokan jelang gencatan senjata antara pasukan pro-pemerintah dan pemberontak Houthi yang diperkirakan dimulai pada tengah malam pada hari Senin.

Bentrokan terus terjadi di kota titik api Yaman Hodeidah untuk hari ketiga, meskipun gencatan senjata yang ditengahi PBB yang diharapkan akan berlaku pada tengah malam waktu setempat (21:00 GMT) pada hari Senin.

Warga melaporkan serangan kekerasan yang terjadi di daerah selatan kota itu pada hari Senin, dengan saling “bertukar” tembakan dan rudal semalam antara pasukan pro-pemerintah dan pemberontak Houthis.

"Meskipun kekerasan berhenti pagi ini, itu pecah lagi," tutur Kamal Abdul Ghani, seorang warga setempat, mengatakan kepada kantor berita Associated Press.

Jaringan televisi pro-Houthi Al-Masirah melaporkan bahwa pasukan pemerintah telah menargetkan kawasan selatan kota, dan dikabarkan terdapat empat orang menjadi korban termasuk seorang anak, yang dilaporkan terluka dalam serangan itu.

Al Jazeera melaporkan terjadi perbedaan, Menteri Luar Negeri Yaman Khaled al-Yamani menegaskan pada hari Minggu bahwa gencatan senjata akan mulai berlaku Selasa pagi.

Menurut PBB, kedua pihak akan mundur dari kota dalam waktu 21 hari dan monitor internasional akan dikerahkan.

Perpindahan tahanan yang melibatkan sekitar 16.000 narapidana juga diharapkan akan selesai sebelum 20 Januari.

Yaman, negara termiskin di dunia Arab, telah hancur oleh konflik multi-sisi yang melibatkan aktor lokal, regional dan internasional.

 

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });