Jika Menyehatkan Mengapa Sinar Matahari Harus Dihindari? Berikut Penjelasannya!

Jika Menyehatkan Mengapa Sinar Matahari Harus Dihindari? Berikut Penjelasannya!

Foto: Istimewa

JAKARTAINSIGHT. com | Sinar matahari sangat dibutuhkan makhluk hidup di bumi untuk tumbuh dan berkembang. Tak terkecuali juga manusia, semua tentu sepakat akan hal itu.

Mengapa demikian?  Karena sinar matahari sebenarnya adalah sumber utama vitamin D. Jika kita kekurangan vitamin ini sudah dipastikan akan meningkatkan risiko penyakit jantung serta kanker kulit yang agresif.

Mengerikan bukan?  Lalu ada pertanyaan lagi, jika menyehatkan mengapa kita dianjurkan untuk menghindar terkena paparan terik matahari?

Mengenai hal ini ada penjelasan lebih lanjut yang dihimpun dari berbagai sumber.  Sinar matahari tentu sangat diperlukan tubuh karena dapat menyehatkan dan memberikan kekuatan,  namun perlu diketahui kapan saat yang tepat untuk mendapatkan sinar matahari yang memberi manfaat itu.

Waktu pagi mulai jam 6 hingga jam 9 dan sore hari dari jam 4 sampai matahari terbenam adalah waktu yang tepat mendapatkan manfaat dari sinar matahari. 

Namun kita harus hati-hati terhadap sinar matahari siang disaat terik-teriknya bersinar karena mengandung ultraviolet yang berdampak negatif terhadap kulit tubuh manusia.

Mungkin masih aman apabila paparan sinar matahari siang hanya beberapa saat saja mengenai kulit, tapi lain hal jika berlangsung lama karena akan berdampak buruk.

Sinar matahari siang mengandung sinar ultraviolet (UV) yang tidak bersahabat dengan kulit manusia. Ada tiga kategori radiasi sinar UV yakni UVA, UVB dan UVC.

UVA memiliki pengaruh yang tergolong paling ringan diantara dua lainnya. Radiasi ini menyebabkan penuaan dini, gatal-gatal dan perubahan warna kulit. Sedang UVB menyebabkan kerusakan protein di dalam kulit sehingga dapat mengakibatkan kulit terbakar dan penyakit kanker kulit.

Paling memiliki efek berbahaya adalah yang ketiga yaitu UVC. Radiasi ini dapat menyebabkan mutasi pada DNA yang akhirnya menjadi awal terjadinya kelainan genetik. Gunakan Sunblock atau produk yang mengandung SPF (Sun Protector Factor).

Selain memiliki dampak terhadap kulit, sinar matahari siang juga bisa berakibat negatif bagi tubuh. Saat badan terkena panas matahari dalam waktu lama, tubuh mengeluarkan banyak cairan dalam bentuk keringat. Hal ini menyebabkan tubuh kekurangan cairan atau yang sering disebut dengan dehidrasi.

Bukan hanya berdampak pada kulit dan tubuh,  melainkan juga bisa menyebabkan penyakit katarak hingga berakhir menjadi kebutaan karena menatap terlalu lama.

Selain katarak, dokter ahli mata dari Royal College mengatakan bahwa menatap matahari terlalu lama juga bisa merusak retina hingga membuat penglihatan menjadi rusak secara permanen.

Tidak sampai disitu,  ancaman radiasi sinar matahari yang lain terhadap mata adalah kanker kulit yang menyerang kelopak dan daerah sekitar mata.

Itulah sebabnya kita harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menikmati paparan sinar matahari.  Dan terpenting adalah persiapkan diri Anda jika akan beraktivitas dibawah teriknya matahari, seperti menggunakan sunblock atau memakai kacamata hitam untuk meredam risko buruk dari sinar UV.

 

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler