Berhantu, Ballygally Castle Hotel di Irlandia Utara Tetap Diserbu Pelancong

Berhantu, Ballygally Castle Hotel di Irlandia Utara Tetap Diserbu Pelancong

Ballygally Castle Hotel, County Antrim, Irlandia Utara / istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Berbeda dengan penginapan pada umumnya yang menawarkan fasilitas, kenyamanan maupun pemandangan indah, Ballygally Castle Hotel yang berlokasi County Antrim, Irlandia Utara ini justru menawarkan sensasi yang bisa dibilang nyeleneh.

Hotel dengan konsep kastil yang dibangun sejak tahun 1625 tersebut justru terkenal karena ke-angkerannya alias berhantu. Para tamu yang bermalam ditempat ini tak jarang akan ditemui sosok hantu gentayangan wanita bernama Lady Isabella Shaw.

Lady Isabella menurut cerita masyarakat setempat merupakan seorang ratu yang mendiami kastil tersebut. Isabela meninggal secara tragis, yakni kunci di dalam sebuah ruangan dalam keadaan kelaparan. Hal tersebut dikarenakan dirinya mengandung anak perempuan.

Mengandung anak perempuan menurut kebudayaan yang dianut saat itu bagi seorang putri tidaklah diperkenankan, pasalnya tidak ada sosok raja yang kelak akan melanjutkan kepemimpinan.

Isabella yang saat itu dalam keadaan mengandung mencoba melarikan diri namun justru menemui ajalnya.Hantu Isabella gentayangan di kastil tersebut mencari sang anak yang tidak pernah ia temui tersebut.

Ruangannya berubah menjadi "kamar hantu" yang terbuka untuk dikunjungi..Menariknya, cerita angker di hotel tersebut justru menjadi daya tarik bagi para pelancong yang kian ramai mengunjungi hotel tersebut.

 

sumber : berbagai sumber

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler