Datangi Pengadilan Tinggi DKI, Korban Ijasah Palsu STT Setia Gelar Aksi Demo

Datangi Pengadilan Tinggi DKI, Korban Ijasah Palsu STT Setia Gelar Aksi Demo

Juru bicara korban Ijasah Palsu STT Setia, Yusuf Abraham Sally

JAKARTAINSIGHT.com | Sekelompok massa yang merupakan korban kasus Ijasah Palsu STT Setia, hari ini, Rabu (5/9/2018) menggelar aksi didepan gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta - Jakarta Pusat. Aksi tersebut menyusul banding yang diajukan pihak terpidana usai Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan putusan 7 tahun Penjara, denda 1 miliar dan subider 3 bulan subsider terhadap terpidana pada sidang yang digelar Juni 2018 lalu.

Aksi demo korban ijasah palsu tersebut digelar bersamaan dengan pemanggilan perwakilan korban oleh Pengadilan Tinggi DKI menyusul banding yang diajukan terpidana, seperti yang disampaikan oleh perwakilan korban dalam orasinya yang mengatakan, “Para terdakwa harus ditahan, harus dirutankan, karena mereka telah terbukti bersalah dan dipidana 7 tahun penjara,” ujarnya. 

Sementara itu, juru bicara korban, Yusuf Abraham Sally yang ditemui usai pemanggilan tersebut menyampaikan, "Tadi kami diperlihatkan amar putusan oleh pihak Humas Pengadilan Tinggi, yang mana pada intinya keputusan Pengadilan Tinggi memperkuat putusan PN Jakarta Timur, yakni 7 tahun Penjara, denda 1 miliar dan subider 3 bulan subsider," ungkap Yusuf.

"Hasil tersebut memang menjadi kabar gembira bagi kami para korban, namun disisi lain kami kecewa karena kedua terpidana masih berstatus tahanan kota dan belum ditahan di rutan. Itu yang menjadi kekecewaan kami para korban karena selama proses banding di Pengadilan Tinggi kami telah mengirim belasan surat yang berisi bukti orang yang berstatus tahanan kota, namun berkeliaran bebas di daerah lain. Tapi hasil keputusannya seperti itu, jadi permohonan kami tidak diperhatikan,” tambah Yusuf.

"Saat ini, kami masih menunggu apakah terpidana akan mengajukan kasasi dalam 15 hari kedepan, sebab jika tidak maka keputusan Pengadilan Tinggi menjadi incrach atau berkekuatan hukum tetap, dengan kata lain penahanan akan segera dilakukan. Pastinya, kami siap mengawal apabila terpidana ajukan kasasi maka kita terus akan mengawal ke Mahkamah Agung,” tutup Yusuf.

 

 

 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Menhan Nyatakan Siap Perang Hadapi OPM
Kamis, 01 Maret 2018 12:56:24

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com