Tekan Biaya Logistik, Pemerintah Segera Terapkan Tarif Tunggal Tol

Tekan Biaya Logistik, Pemerintah Segera Terapkan Tarif Tunggal Tol

Foto : Istimewa

JAKARTAINSIGHT.com | Riset Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia tahun 2017 juga menunjukkan tingginya ongkos logistik Indonesia, yang mencapai 23,5 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara tentangga seperti Thailand (13,2 persen), Malaysia (13 persen), dan Singapura (8,1 persen). 

Sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2012 terkait Visi Logistik Nasional 2015, pemerintah berencana memberlakukan tarif tunggal tol. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan sistem logistik yang efektif dan efisien sehingga dapat mengurangi biaya logistik. Selain membebani pelaku usaha dan menghambat daya saing industri nasional, tingginya ongkos logistik juga berdampak pada harga barang/jasa dan disparitas harga antar daerah.

Selain itu, Kebijakan ini juga sebagai langkah menuju sistem transaksi tol menerus (multi-lane free flow/MLFF) yang rencananya diterapkan di seluruh ruas tol pada tahun 2019.Dengan berlakunya tarif tunggal, maka pengguna jalan tol akan membayar jumlah yang sama berapapun jarak yang ditempuh. Kendaraan golongan I akan dikenakan tarif Rp.15.000, golongan II dan III Rp.22.500, sementara golongan IV dan V Rp.30.000. 

Melalui kebijakan integrasi, transaksi menjadi lebih sederhana dengan tarif tunggal sesuai golongan kendaraan. Bila sebelumnya pengguna jalan tol perlu melakukan 2 hingga 3 kali transaksi, dengan integrasi, hanya perlu 1 transaksi pada gerbang tol (GT) masuk (on ramp payment). Besaran tarif ini lebih rendah daripada kesanggupan membayar (willingness to pay) masyarakat berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR terkait investasi jalan tol.  

Dengan diberlakukannya integrasi, beban jalan dan kepadatan lalu lintas akibat banyaknya kendaraan besar yang sebelumnya lebih memilih ruas jalan arteri dapat berkurang. Agar efektif, kebijakan integrasi tol juga akan diikuti oleh kebijakan pengendalian angkutan logistik terkait dimensi dan muatan truk. 

Kebijakan integrasi ini akan diterapkan di tol lingkar luar Jakarta dengan total panjang 76,43 km. Sepanjang tol tersebut terdapat empat ruas yang terdiri dari sembilan seksi yakni Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami. Keempat ruas dikelola oleh empat BUJT berbeda, yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Hutama Karya (Persero), PT Jalan Lingkar Baratsatu, dan PT Marga Lingkar Jakarta. 

 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Menhan Nyatakan Siap Perang Hadapi OPM
Kamis, 01 Maret 2018 12:56:24

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com