PBB Keluarkan Pernyataan Resmi Tentang Resolusi Perlindungan Warga Sipil Palestina

PBB Keluarkan Pernyataan Resmi Tentang Resolusi Perlindungan Warga Sipil Palestina

SU PBB sahkan sebuah Resolusi kemanusiaan di Palestina. (istimewa)

JAKARTAINSIGHT.com | Dari markas besar PBB di New York, Amerika Serikat dikabarkan, Sidang Majelis Umum PBB pada Rabu (13/6) mensahkan satu resolusi darurat mengenai perlindungan untuk warga sipil Palestina. Hal ini sekaligus menolak tuntutan AS sebelumnya untuk menambahkan pengutukan serangan terhadap Israel oleh HAMAS.

Pengesahan terhadap Resolusi dukungan Arab tersebut diputuskan melalui pemungutan suara dengan 120 berbanding delapan dan 45 abstein.

Keputusan tersebut seakan menegaskan kembali betapa perlunya PBB untuk melakukan tindakan "guna menjamin keselamatan dan kesejahteraan warga sipil dan menjamin perlindungan mereka, serta memastikan pertanggung-jawaban bagi semua pelaku pelanggaran", dalam konteks peningkatan konflik belakangan ini antara rakyat Palestina dan Israel.

Resolusi Sidang Majelis Umum PBB menyampaikan keinginan politik kuat masyarakat internasional. Namun tak seperti resolusi Dewan Keamanan, resolusi Sidang Majelis Umum tidak mengikat secara hukum.

Sebelum pemungutan suara, peserta Sidang Majelis Umum memberi suara mengenai perubahan yang disusun AS dengan tujuan mengutuk penguasa Jalur Gaza, HAMAS. Perubahan tersebut meraih mayoritas sederhana tapi gagal mencapai dua-pertiga suara yang diperlukan untuk disahkan.

Perubahan itu mengutuk Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS) karena "berulangkali menembakkan roket ke dalam wilayah Israel" dan "menghasut kerusuhan di sepanjang pagar perbatasan, sehingga membuat warga sipil terancam".

Pernyataan keras datang dari Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, yang mengajukan kasus perubahan, mengatakan resolusi Sidang Majelis Umum "memihak", dan menganggap HAMAS "sepenuhnya tak bertanggung-jawab" dan menyalahkan Israel untuk semuanya.

Seperti diketahui, di perbatasan Jalur Gaza-Israel terjadi peningkatan bentrokan setelah rakyat Palestina melancarkan protes "Pawai Akbar Kepulangan" pada akhir Maret. Kampanye yang berlangsung sepanjang pertengahan Mei, menuntut hak rakyat Palestina untuk pulang ke rumah mereka.

Riyadh Al-Mansour, Pengamat Tetap Palestina untuk PBB, mengatakan sebelum Sidang Majelis Umum bahwa 129 pemrotes Palestina tewas, termasuk 16 anak kecil, dan 13.000 lagi cedera dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Israel.

Penulis: Iwan
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Krisis Kongo Dikhawatirkan Menuju ke Peperangan
Kamis, 08 Februari 2018 08:36:05

MRT Singapura Tabrakan, 25 Orang Terluka
Rabu, 15 November 2017 18:57:07

Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com