Kreasi Seniman Qatar Ditengah Blokade Arab

Kreasi Seniman Qatar Ditengah Blokade Arab

Kreativitas seniman Qatar ditengah blokade Arab Saudi. (Foto: Abdulhamed Alsiddiqi @7ameed86)

JAKARTAINSIGHT.com | Dalam kepungan blokade yang dipimpin Arab Saudi di Qatar, sekelompok pemuda berusaha membela negara lewat kreativitas artistik mereka.

Seorang insinyur kimia Qatar berusia 31 tahun, Abdulhameed al-Siddiqi dalam kamar tidurnya yang dirancang menjadi sebuah studio, memegang kuas lukisnya untuk menggambar sketsa emir negara sambil menambahkan sentuhan 3D kreatif menggunakan 14.750 pin.

Sejak 5 Juni 2017, Siddiqi bersama dengan banyak seniman Qatar dari bidang musik, seni rupa dan teater telah terinspirasi oleh krisis blokade untuk menggunakan kreativitas artistik mereka dalam membela negara Teluk dan Emir Sheikh Tamim Al Thani.

Pesan utama mereka adalah menolak pengepungan yang dilakukan oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain, serta Mesir.

Untuk pertama kalinya, berbagai karya seni telah diproduksi dalam jumlah besar di sekitar Doha.

Ada papan reklame dari drama lokal yang mengutuk blokade di setiap pemberhentian lampu lalu lintas, stiker patriotik pada mobil, penggambaran artistik dari emir di menara, dan bahkan lagu nasional baru yang diputar di stasiun radio dan mal lokal.

Siddiqi mempelajari dasar-dasar lukisan, jenis warna, dan materi seni pada usia muda melalui program penjelasan Disney Channel.

Dia berhenti melukis pada tahun 2009 karena pekerjaan kuliahnya fokus pada kecenderungan sosial yang mengecewakan saat itu, yang biasanya lebih fokus pada fotografi dan desain grafis dan bukan melukis. Tetapi setelah krisis, dia menghidupkan kembali kecintaannya pada seni.

"Saya dengan sengaja menabrakkan sebuah cermin dan menggunakan pecahannya untuk mengeksekusi karya seni yang berarti dari peta Qatar. Bagian itu adalah tentang bagaimana negara itu menghantam pengepungan dan bangkit lagi, lebih kuat, lebih ambisius dan berkomitmen," katanya kepada Aljazeera, Rabu, (30/5/2018).

Seni rupa sebelum krisis lebih berbasis tradisional dan tidak menampilkan provokasi tingkat tinggi, kata Michael Perrone, asisten profesor dalam seni lukis dan seni di Virginia Commonwealth University di Qatar.

 

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Krisis Kongo Dikhawatirkan Menuju ke Peperangan
Kamis, 08 Februari 2018 08:36:05

MRT Singapura Tabrakan, 25 Orang Terluka
Rabu, 15 November 2017 18:57:07

Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com