Musim Ramadhan 2018, Ramayana Targetkan Pertumbuhan Sebesar 7 Persen

Musim Ramadhan 2018, Ramayana Targetkan Pertumbuhan Sebesar 7 Persen

Fotografer : Ganesh/JakartaInsight

JAKARTAINSIGHT.com | Sepanjang semester pertama 2018, PT Ramayana Lestari Sentosa, Tbk sukses membuat terobosan industri retail tanah air, dimana sejak awal tahun 2018, Ramayana meresmikan 3 cabang baru yang menjadi cabang ke 119 Ramayana di seluruh Indonesia.

Selain itu, selama periode ramadhan (Mei - Juni) 2018, Ramayana menargetkan pertumbuhan penjualann sebesar 7 persen. Adapun strategi Ramayana pada tahun 2018 ini diantaranya seperti memfokuskan pada penjualan department store, khususnya dari barang konsinyasi. Kemudian juga konsep lifestyle akan terus dikembangkan di mall dimana gerai Ramayana berada, dengan bekerjasama dengan pemilik gedung.

Ditemui dalam kegiatan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) di Hotel Mercure, Sabang, Jakarta Pusat pada 25 Mei 2018 kemarin, Suryanto, Direktur Keuangan Ramayana mengatakan, “Kalau untuk session Lebaran, Mei sampai Juni kita harapkan sekitar 7,3 persen untuk dua bulan ini. Sebelumnya, dari Januari sampai April, kita tumbuhnya dua persen, jadi Mei – Juni kita asumsikan targetnya 7,3 persen,” kata Suryanto.

Pada kesempatan RUPS kali ini, pemegang saham menyetujui diantaranya pembagian dividen sebesar Rp 40 per saham dengan jumlah total Rp 268,9 miliar, atau setara dengan 66,1% payout ratio atas laba bersih tahun 2017. tambah Suryanto

Lebih jauh, Setyadi Surya, Corporate Secretary PT Ramayana Lestari Sentosa, Tbk, dalam kesempatan yang sama juga menyatakan pihaknya berharap ada pertumbuhan, terutama pada saat Ramadhan ini

“Kita berharap ada pertumbuhan, Ramadhan dibanding Ramadhan ya. Tapi jika dibanding waktu kan beda, karena Ramadhan tahun ini lebih maju pasti kita tutup poin besar. Tapi jika Ramadhan tahun ini dengan tahun depan kita harapkan ada pertumbuhan,” tutur Setyadi kepada media usai pelaksanaan RUPS.

Kontribusi pendapatan terbesar pada tahun sebelumnya (2017) diperoleh dalam kuartal ke-2, dimana terdapat penjualan Lebaran. Laba kotor yang dicapai selama tahun 2017 adalah Rp 2,21 trilyun naik 0,4% dari Rp 2,20 trilyun ditahun 2016. Marjin laba kotor tahun 2017 adalah 27,2%, naik dibandingkan marjin laba kotor tahun 2016 yang sebesar 26,7%.

 

 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com