Bagaimana Islam Memandang Khitan Bagi Perempuan?

Bagaimana Islam Memandang Khitan Bagi Perempuan?

Pandangan Islam terhadap khitan untuk wanita. (Foto: The Indinan Express)

JAKARTAINSIGHT.com | Khitan bagi perempuan telah lama menjadi perdebatan, apakah baik atau malah justru berbahaya?

Di Indonesia, ada beberapa pihak yang sempat melarang praktik khitan pada perempuan terkait masalah prosedur yang dilakukan di beberapa Negara yang bisa merusak organ vital wanita dan mengganggu hak asasi manusia khususnya perempuan.

Bahkan Kementerian Kesehatan RI melalui Dirjen Bina Kesejahteraan Masyarakat telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Larangan Medikalisasi Khitan Perempuan bagi Petugas Kesehatan.

Ada beragam tata cara pelaksanaan khitan perempuan yang berimplikasi dlarar (bahaya) bagi perempuan. Hasil Penelitian praktik khitan perempuan di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan, terjadi keragaman praktik khitan. Antara lain dengan cara, menggores, memotong, mengerik, menusuk, mencubit, menindik, dan lainnya.

Lalu bagaimanakah pandangan Islam terhadap khitan bagi perempuan?

Dalam literatur fikih tidak diketemukan satu pun ulama terkenal yang melarang praktik khitan prempuan. Bahkan ada kesepakatan bahwa khitan perempuan adalah bentuk keutamaan. Hanya saja terdapat perbedaan hukum antara sunat dan wajib.

Ibnu Qudamah mengatakan bahwa khitan wajib bagi laki-laki namun tidak bagi perempuan. Hal ini sebagaimana Rasulullah pernah sampaikan “Sayatlah sedikit dan jangan berlebihan, karena hal itu akan mencerahkan wajah dan menyenangkan suami.”

Untuk itu, bagi perempuan hanya dianjurkan sedikit saja dan tidak sampai pada pangkalnya. Hal ini juga berbeda sebagaimana laki-laki karena laki-laki bertujuan untuk kesucian dan kebersihan, sedangkan wanita hanya untuk kemuliaan.

Imam Hanafi dalam Hasiyah Ibnu Abidin, Imam Maliki dalam Asy Syarhu Ash Shagir, dan Imam Syafii dalam Al Majmu, memiliki pendapat terkait khitan terhadap wanita hukumnya adalah sunnah.

Hal ini didasarkan kepada hadist “Khitan itu sunnah buat laki-laki dan memuliakan buat wanita.” (HR Ahmad dan Baihaqi).

Untuk Indonesia sendiri, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya memutuskan khitan bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam. Khitan perempuan adalah makrumah, pelaksanaannya sebagai salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan.

Selain itu, MUI juga menentukan pelarangan khitan terhadap perempuan adalah bertentangan dengan ketentuan syariah, karena khitan, baik bagi laki-laki maupun perempuan termasuk fitrah (aturan) dan syiar Islam.

Hal lain yang ditetapkan MUI adalah khitan perempuan cukup dengan hanya menghilangkan selaput (jaldah atau colum atau prapaeputium) yang menutupi klitoris.

Khitan prempuan tidak boleh dilakukan secara berlebihan, seperti memotong atau melukai klitoris (insisi dan eksisi) yang mengakibatkan dlarar (bahaya dan merugikan).

Sumber: Berbagai sumber

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com