Serangan Udara Saudi Tewaskan Pempimpin Politik Houthi Yaman

Serangan Udara Saudi Tewaskan Pempimpin Politik Houthi Yaman

Saleh al-Sammad sedang menuju Dewan Politik Tertinggi yang dipimpin Houthi (Foto: Khaled Abdullah/Reuters)

JAKARTAINSIGHT.com | Saleh al-Sammad, pemimpin politik pemberontak Houthi Yaman telah tewas dalam serangan udara yang dipimpin Saudi di provinsi Hudaida.

Jaringan TV Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan pada hari Senin bahwa Saleh al-Sammad, presiden dari Dewan Politik Tertinggi yang menjalankan ibukota Yaman, Sanaa, dan daerah-daerah yang dikuasai pemberontak lainnya, dibunuh pada hari Kamis.

Kelompok itu mengatakan telah memilih Mahdi al-Mashat sebagai penerus Sammad.

Dalam pidato yang disiarkan televisi Senin malam, pemimpin Houthi, Abdul Malik al-Houthi, mengatakan bahwa, secara keseluruhan, tujuh orang tewas dalam serangan udara hari Kamis.

"Kejahatan ini tidak akan merusak kehendak rakyat dan negara kita dan tidak akan berlalu tanpa pertanggungjawaban," ungkap Abdul Malik, dikutip dari Al Jazeera.

"Kekuatan agresi yang dipimpin oleh Washington dan rezim Saudi secara hukum bertanggung jawab atas kejahatan semacam itu dan semua implikasinya."

Atas peristiwa tersebut belum ada komentar langsung oleh koalisi pimpinan Saudi.

Secara tradisional berbasis di barat laut Yaman, Houthi menyerbu banyak negara, termasuk Sanaa, pada tahun 2014, mengutip pernyataan pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Pada bulan Maret 2015, sebuah koalisi negara-negara Arab yang dibentuk oleh Arab Saudi meluncurkan kampanye pemboman besar-besaran yang bertujuan untuk menggulingkan kemajuan para pemberontak.

Sejak itu, Saudi telah melakukan lebih dari 16.000 serangan udara, yang mengakibatkan korban sipil massal dengan pernikahan, rumah sakit dan pemakaman yang ditargetkan. Amerika Serikat telah membantu koalisi dengan dukungan persenjataan dan logistik.

Pada hari Minggu, dua serangan udara koalisi pimpinan Saudi menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai puluhan orang di Yaman barat laut, menurut warga dan personil medis.

Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak yang berkumpul di tenda yang disiapkan untuk pesta pernikahan di distrik Bani Qays Hajjah, seorang pejabat medis mengatakan kepada Al Jazeera.

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Krisis Kongo Dikhawatirkan Menuju ke Peperangan
Kamis, 08 Februari 2018 08:36:05

MRT Singapura Tabrakan, 25 Orang Terluka
Rabu, 15 November 2017 18:57:07

Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com