Indonesia Peringkat Teratas Penderita Penyakit Stunting di Asia

Indonesia Peringkat Teratas Penderita Penyakit Stunting di Asia

Gerakan Membangun Bangsa (GMB) menyosialisasikan pencegahan stunting (kekerdilan) yang yang prevalensinya di Indonesia tertinggi se-Asia Tenggara.

JAKARTAINSIGHT.com | Indonesia termasuk negara dengan tingkat stunting tertinggi di Asia, di bawah Timor Leste, Laos dan Kamboja. Bila situasi ini dibiarkan, penderita stunting akan menjadi beban negara karena rendahnya kualitas SDM dan secara umum dapat menurunkan PDB sebesar 3%.

Menurut standar WHO, suatu wilayah dianggap kronis jika prevalensinya di atas 20%. Prevalensi balita stunting di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 27.5% (9 juta balita) atau hampir sepertiga balita di Indonesia mengalami stunting (sumber: Kemenkes PSG 2016).

Bila situasi ini dibiarkan, penderita stunting akan menjadi beban negara karena rendahnya kualitas SDM dan secara umum dapat menurunkan PDB sebesar 3%. Bagi Indonesia kerugian akibat stunting  mencapai sekitar 300 triliun rupiah per tahun. 

Stunting atau kekerdilan adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama (kronis) terutama pada 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari janin dalam perut hingga bayi berusia 2 tahun). Stunting menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Umumnya penderita rentan terhadap penyakit, kecerdasan di bawah normal, serta produktivitas rendah.

Tak hanya pemerintah, tingginya angka Stunting di Indonesia juga menjadi perhatian seluruh kalangan, seperti yang dilakukan GMB (Gerakan Membangun Bangsa) pada hari Minggu tanggal 22 April 2018 kemarin. Sekelompok anak muda yang tergabung di GMB nampak membagi-bagikan biscuit dan susu kepada peserta CFD di Bundaran HI kepada para ibu hamil dan anak-anak.

 

Sosialisasi Cegah Stunting yang dilakukan oleh GMB merupakan respon atau dukungan terhadap salah satu program nasional pemerintah di tahun 2018 yaitu Penurunan Stunting. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kemajuan bangsa, GMB turut berperan aktif dalam mencegah stunting demi terciptanya generasi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Ditemui dalam kegiatan tersebut, Sendra Wong (Bendahara GMB) menyampaikan,  "Acara ini sangat Positif dan Productive Karena sekalian Membagikan Susu Secara Gratis Tapi juga Memberikan Sosialisasi Cegah Stunting dari Dini" ungkap Sendra.

lebih jauh Sendra juga menyampaikan, "Gerakan Membangun Bangsa yang diprakarsai oleh Bonita Harsadi dan Sendra Wong dengan pembina Dr. Francisca Sestri ini berfokus pada pembangunan kualitas manusia melalui program pendidikan dan kesehatan. GMB mempunyai tanggung jawab sosial untuk mendukung program - program pemerintah dengan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat serta berdampak luas bagi masyarakat sehingga tujuan jangka panjang pemerintah untuk menyejahterakan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, dapat tercapai." tambah Sendra.

 

 

 

 

 

Penulis: Addo
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 350

Sumber : Bank BTN

Tabel Pergerakan Dan Fluktuasi Kurs/harga Forex

Tabel dibawah akan menunjukkan berapa selisih dari kurs forex dalam suatu periode tertentu. Yaitu 4 jam, hari, minggu dan bulan. Selisih dihitung dari data terakhir yg diupdate oleh server.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 408

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: op_link/o_detail.php

Line Number: 410

http://www.seputarforex.com