Antara Kepemimpinan dan Teknologi Dalam Sebuah Bangsa

Antara Kepemimpinan dan Teknologi Dalam Sebuah Bangsa

Aliansi Kebangsaan

JAKARTAINSIGHT.com | Bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa yang besar baik dalam arti filosofi maupun arti yang sebenarnya. Sebagai sebuah bangsa yang besar dan terdiri dari beribu-ribu pulau dari Sabang sampai Merauke, berbagai suku, ras dan agama, serta etnis sudah sudah sepantasnya Indonesia menjadi sebuah negara yang sangat berpengaruh dan memiliki andil di dunia.

Selain itu Indonesia juga merupakan sebuah negara berkembang yang memiliki potensi menjadi sebuah negara maju layaknya Jepang, Tiongkok, dan India di Asia, atau Jerman maupun Amerika Serikat. Namun bukan sebuah langkah mudah untuk menuju kearah sana.

Dalam diskusi yang diadakan antara Aliansi Kebangsaan dengan awak media yang diadakan hari Jumat (20/04/2018) kemarin di Senayan Room, Sultan Residence, mengangkat tema mengenai Kepemimpinan dan Teknologi dengan menghadirkan narasumber Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA.

Selaku Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo mengatakan bahwa peranan seorang pemimpin adalah memperkirakan perkembangan masa depan serta merumuskan kebijakan untuk menjemput masa depan bangsa tersebut.

Pontjo juga menambahkan bahwa kepemimpinan secara kelembagaan biasanya diemban oleh kaum elite, yaitu sekelompok kecil orang yang memiliki pengaruh dan kewenangan terhadap sebagian besar orang.

“Teknologi sendiri mempunyai pengaruh besar pada saat kaum elite ini merencanakan, menggerakkan, serta mengendalikan organisasi dan penguasaan sumber daya secara efektif dan efisien,” jelas Pontjo.

Selain dikenal sebagai putra mantan Presiden Ke-3 B.J Habibie, Ilham juga dikenal sebagai seorang pakar dan pengamat ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Lama bermukim di Jerman, sebuah negara maju dengan sains serta teknologinya.

Dalam kaitan antara kepemimpinan dan teknologi dari sudut seorang pakar, Ilham menjelaskan bahwa teknologi merupakan penghubung antara ilmu pengetahuan dan inovasi terhadap sebuah produk. Dimana semua negara dimasa mendatang harus berinovasi untuk mencapai tujuannya, dengan teknologi yang mempunyai peranan yang krusial.

Dalam pengertiannya Ilham menengaskan tentang hubungan antara kepemimpinan dengan teknologi yang terbagi menjadi dua, yaitu teknologi dengan kepemimpinan bisnis dan teknologi dengan kepemimpinan politik.

“Teknologi dalam kepemimpinan bisnis dihubungkan sebagai sarana mempermudah dalam pencapaian target meraih sukses, sementara teknologi dengan kepemimpinan politik sebagai sarana untuk mendapatkan pengertian dan dukungan publik yang luas. Namun pengertian ini lebih digambarkan sebagai sebuah ancaman dengan mudarat daripada menjadi peluang dengan manfaat,” jelas Ilham.

“Kesimpulannya adalah bagaimana peranan kepemimpinan dengan teknologi dapat berjalan secara sinkron, adalah diperlukannya seorang pimpinan yang inovatif, faham, dan menggunakan teknologi untuk mendukung budaya keterbukaan dalam mencari solusi untuk tantangan gobal secara bersama-sama,” tutup Ilham.

Penulis: Iwan
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Menhan Nyatakan Siap Perang Hadapi OPM
Kamis, 01 Maret 2018 12:56:24

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler