Konfrontasi dengan AS Meningkat Tajam, Iran Percepat Pengayaan Uranium

Konfrontasi dengan AS Meningkat Tajam, Iran Percepat Pengayaan Uranium

Iran tindak lanjuti ancaman pengayaan uranium (Istimewa)

 

JAKARTAINSIGHT.com | Kepala pengawas atom PBB pada Senin (10/6/2019) melaporkan bahwa Iran tengah menindaklanjuti ancaman untuk mempercepat produksi pengayaan uranium yang dikhawatirkan dapat memicu ketegangan.

Penilaian itu muncul pada saat konfrontasi AS-Iran meningkat tajam, setahun setelah Washington meninggalkan perjanjian internasional yang memberlakukan pembatasan pada program nuklir Teheran dengan imbalan pencabutan sanksi keuangan.

Washington memperketat sanksi terhadap Iran sejak awal Mei yang memerintahkan semua negara dan perusahaan untuk menghentikan impor minyak Iran atau bisa dikatakan dibuang dari sistem keuangan global.

Selain itu juga adanya pengiriman pasukan tambahan ke wilayah tersebut untuk menghadapi ancaman yang tidak ditentukan dari Iran.

Iran menanggapi dengan ancaman untuk meningkatkan pengayaan uraniumnya, dengan mengatakan itu tergantung pada negara-negara Eropa yang masih mendukung kesepakatan nuklir untuk menyelamatkannya dengan menemukan cara untuk memastikan Teheran menerima manfaat ekonomi seperti yang dijanjikan.

Kepala IAEA Yukiya Amano, yang agensinya bertanggung jawab untuk memantau kepatuhan Iran dengan kesepakatan nuklir, mengatakan Iran sekarang memproduksi uranium yang lebih diperkaya daripada sebelumnya, tetapi tidak jelas kapan akan mencapai batas tumpukan 300 kg yang diatur dalam pakta.

"Ya, tingkat produksi meningkat," katanya dalam konferensi pers pada hari Senin ketika ditanya apakah produksi uranium yang diperkaya telah dipercepat sejak laporan triwulanan terakhir badan tersebut, yang mendapati Iran patuh dengan kesepakatan nuklir pada 20 Mei.

Namun ia menolak untuk menghitung kenaikan.

"Saya khawatir tentang meningkatnya ketegangan atas masalah nuklir Iran," katanya, seraya menambahkan ia berharap "bahwa cara-cara dapat ditemukan untuk mengurangi ketegangan saat ini melalui dialog. Sangat penting bahwa Iran sepenuhnya mengimplementasikan komitmen terkait nuklirnya".

 

Sumber: Al Jazeera

 

 

Penulis: Ganest
Editor:Yazeed Alexander

Artikel Terkait

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler
$(window).scroll(function() { var header = $("bg-top-static"); var scroll = $(window).scrollTop(); if (scroll <= 25) { $(".top-navigasi ul").css("text-align","left"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","0px"); $(".left-banner-to-top").css("top","150px"); $(".right-banner-to-top").css("top","150px"); } if (scroll >= 25) { header.addClass("relstatic-fixed"); $(".top-navigasi ul").css("text-align","center"); $(".top-navigasi ul").css("padding-right","78px"); $(".relstatic").addClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").addClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").addClass("right-banner-to-top"); $(".left-banner-to-top").css("top","0px"); $(".right-banner-to-top").css("top","0px"); } else { header.removeClass("relstatic-fixed"); $(".relstatic").removeClass("relstatic-fixed"); $(".left-banner").removeClass("left-banner-to-top"); $(".right-banner").removeClass("right-banner-to-top"); } if (scroll >= 2000) { console.log(scroll); $(".left-banner-to-top").css("top","-110px"); $(".right-banner-to-top").css("top","-110px"); } });