Raih Gelar MPS, Armala Sejajarkan Indonesia dengan Bangsa-Bangsa Maju

Raih Gelar MPS, Armala Sejajarkan Indonesia dengan Bangsa-Bangsa Maju

Armala (kiri) menerima sertifikat internasional Master of Productivity Specialist (MPS) dari Association of Productivity Specialist (APS). (Foto: Ganest/jakartainsight.com)

JAKARTAINSIGHT.com | Membangun sebuah perusahaan dengan manajemen yang baik merupakan tantangan bagi semua pengusaha, sebab berjalan hingga majunya suatu bisnis sangat ditentukan dari baik atau tidaknya manajemen perusahaan itu sendiri.

Untuk itu dalam bisnis diperlukan para pakar guna  menganalisa dan memberi masukan penting tentang apa-apa saja yang diperlukan dan dilakukan sebuah perusahaan hingga manajemen mereka menjadi baik secara komperhensif.

Tidaklah mudah menjadi konsultan manajemen, banyak hal yang harus dilakukan untuk menghasilkan laporan hingga nantinya menjadi bahan masukan penting bagi perusahaan yang menggunakan jasanya.

Seperti seorang pakar konsultan manajemen bernama Armala,  Founder dan President Human Plus Institute yang berhasil meraih gelar Master of Productivity Specialist (MPS) dari Association of Productivity Specialist (APS).

Armala merupakan orang Indonesia pertama yang mendapatkan sertifikat bertaraf internasional MPS dimana dalam meraih capaian bergengsi tersebut tidaklah mudah, melainkan banyak hal yang menjadi dasar penilaian.

Bob Jacobson, Board of Director APS mengatakan bahwa untuk meraih sertifikasi MPS seseorang pakar spesialis produktivitas harus memiliki pengalaman minimal 14 tahun serta menyelesaikan minimal 10 projek improvement dengan berbagai kualifikasi yang cukup rumit.

“Indonesia wajib berbangga memiliki Armala yang kami nilai memenuhi berbagai standar tersebut. Selain menjadi orang Indonesia pertama yang meraih MPS, Armala juga merupakan satu dari Sembilan orang diseluruh dunia yang menerima sertifikasi MPS sepanjang tahun 2018,” tutur Bob usai menyematkan gelar MPS kepada Armala di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Armala mengungkapkan rasa bangganya karena ia berhasil melaui semua proses penilaian hingga meraih gelar Master of Productivity Specialist.

Ia juga menuturkan capaian prestasi MPS yang diraihnya itu dipersembahkan khusus bagi keluarga, sahabat, serta klien dan terutama bangsa Indonesia, yang mana sebelumnya orang Indonesia tidak diperhitungkan dalam dunia manajemen konsultan.

Dalam dunia manajemen konsultan, ditambahkan Armala, ada tiga kasta, yang pertama Amerika dan eropa, kasta kedua Asia Timur, dan Indonesia serta negara Asia Tenggara lainnya ada di kasta terakhir.

“Hari ini dengan raihan sertifikat MPS berarti saya berhasil membuktikan bahwa bangsa Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa yang sudah maju di dunia. Sekali lagi ini menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi saya selama 16 tahun menjalani  karir sebagai konsultan manajemen,” pungkasnya.

Untuk diketahui, APS merupakan organisasi global yang melakukan evaluasi kinerja serta menerbitkan sertifikat bagi para konsultan manajemen di seluruh dunia yang berkantor di New York Amerika Serikat sejak tahun 1976.

Penulis: Ganest
Editor:Ganest

Artikel Terkait

Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

Baca Lainnya

1510570014jakartahujan.jpg
NASIONAL
Ada Pohon Tumbang, Sejumlah Perjalanan KRL Tertahan
Senin, 13 November 2017 17:46:54

1510683760jokowi-ktt-asean.jpg
INTERNASIONAL
1510741966Foto-1.jpg
EKBIS
Net1 Indonesia Ambil Bagian Dari MUBA Bergerak
Rabu, 15 November 2017 17:32:46

1510744254Robert-Mugabe.jpg
INTERNASIONAL
Militer Zimbabwe Kudeta Presiden Mugabe
Rabu, 15 November 2017 18:10:54

Berita Terpopuler